Senin, 22 November 2010

Ringkasan Khotbah

Pelayan Sejati
2Timotius 2:4,15
Seseorang yang memberikan dirinya untuk mengabdi kepaada tuan disebut dengan pelayan atau hamba, dalam konteks sekarang disebut dengan pembantu. Dalam kehidupan Kristen pelayan adalah orang yang mau mempersembahkan hidupnya bagi Tuhan untuk melayani diladang-Nya.Tuhan mengukur seseorang bukan dari berapa lama ia melayani tetapi bagaimana ia melayani.seorang bisa saja melayani Tuhan bertahun-tahun tetapi itu hanya sebatas melayani untuk mencukupi kebutuhan hidup tidak memperhatikan cara melayani dengan baik oleh karena itu dalam Khotbah ini saya akan memaparkan ciri-ciri pelayan sejati:
1.Memperhatikan kebutuhan orang lain (Ay 4)
prajurit sejati adalah prajurit yang tidak memusingkan diri dengan soal-soal penghidupannya tetapi ia lebih mengutamakan tugas yang diberikan oleh komandannya supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.
2.Setia pada Pelayanan kita (Mat. 25:23)
Motto Pdt. John Wesley adalah “Kerjakan semua hal yang baik, yang anda bisa, dengan sarana yang anda bisa, di semua tempat yang anda bisa, pada semua waktu yang anda bisa, kepada semua orang yang anda bisa, sepanjang anda bisa.”Caranya: Mulailah mencari tugas yang kecil yang tidak seorangpun ingin mengerjakannya, karena Allah sedang mengamati saudara....ketika kita setia dengan perkara yang kecil Allah akan mempercayakan Perkara yang besar bagi kita
3.Tetaplah Rendah Hati (I Pet 5:5 – BIS)

Ringkasan Khotbah

Jadilah Tenang

1Pet 4:7


Dalam kehidupan setiap orang pernah mengalami permasalahan, baik internal maupun external sehingga banyak orang mengalami krisis Iman. Hal ini sangat mempengaruhi keadaan psikologis manusia, banyak orang yang lari dari permasalan dengan menggunakan jalan pintas karena tekanan batin seperti: Bunuh diri (Tidak dapat melunasi utang), membunuh (karena masalah ekonomi) dll.

Melalui firman Tuhan saat ini saya mengajak saudara-saudara untuk menjadi pribadi yang tenang dalam menghadapi setiap permasalahan yang datang, sebab Tuhan tidak pernah berjanji untuk meniadakan masalah tetapi Ia berjajanji untuk selalu ada bagi kita sekalipun dalam lembah kekelaman. Tenang mempunyai arti yang sangat luas tetapi saya berpatokan pada "keadaan hati yang aman dan tentram." Tuhan menginginkan kita menjadi pribadi yang tenang sebab ketenangan dapat membuat kita fokus terhadap Tuhan (1Pet. 4:7).

ketidak tenangan dapat mengganggu hubungan kita dengan Tuhan. Mazmur 116:7, penulis menekankan agar menjadi tenang supaya dapat mengingat atau merenungkan kembali kebaikan Tuhan. Karena begitu penting ketenangan hati dalam hidup maka pengkhotbah 4:6 mengatakan lebih baik harta sedikit disertai ketenangan hati. Begitu banyak orang yang mempunyai harta melimpah tetapi tidak merasa tenang, mereka bisa membeli rumah yang mewah tetapi tidak bisa membeli ketentraman hati.
Jadi yang menjadi pertanyaan "dimanakah ketenangan sejati itu?" Mazmur 62:2 mengatakan ketenangan sejati kita peroleh ketika berada didekat Allah dan Yesaya 32:17 menuliskan dimana ada kebenaran disitu ada ketentraman/ketenangan.

Ruwet tapi indah

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.

Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut: "Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini; nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas."

Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil; "Anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu."Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah, ! dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.
<span>Kemudian ibu berkata:"Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan.

Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah; "Allah, apa yang Engkau lakukan? "


Ia menjawab: " Aku sedang menyulam kehidupanmu." Dan aku membantah," Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?"</span>
Kemudian Allah menjawab," Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini..Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu."

Ilustrasi

CINTA SEORANG GADIS BUTA

o
Pada suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.

Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia.

Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu Yang akhirnya dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih gadisnya itu .

Kekasihnya bertanya kepada gadisnya itu , ” Sayangggg … sekarang kamu sudah bisa melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta. Dan dia menolak untuk menikahi si pria pacar-nya itu yg selama ini sudah sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta matanya.

Dan akhirnya si Pria kekasihnya itu pergi dengan meneteskan air mata, dan kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya itu, “Sayangku, tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan kepadamu.”