Jadilah Tenang
1Pet 4:7
Dalam kehidupan setiap orang pernah mengalami permasalahan, baik internal maupun external sehingga banyak orang mengalami krisis Iman. Hal ini sangat mempengaruhi keadaan psikologis manusia, banyak orang yang lari dari permasalan dengan menggunakan jalan pintas karena tekanan batin seperti: Bunuh diri (Tidak dapat melunasi utang), membunuh (karena masalah ekonomi) dll.
Melalui firman Tuhan saat ini saya mengajak saudara-saudara untuk menjadi pribadi yang tenang dalam menghadapi setiap permasalahan yang datang, sebab Tuhan tidak pernah berjanji untuk meniadakan masalah tetapi Ia berjajanji untuk selalu ada bagi kita sekalipun dalam lembah kekelaman. Tenang mempunyai arti yang sangat luas tetapi saya berpatokan pada "keadaan hati yang aman dan tentram." Tuhan menginginkan kita menjadi pribadi yang tenang sebab ketenangan dapat membuat kita fokus terhadap Tuhan (1Pet. 4:7).
ketidak tenangan dapat mengganggu hubungan kita dengan Tuhan. Mazmur 116:7, penulis menekankan agar menjadi tenang supaya dapat mengingat atau merenungkan kembali kebaikan Tuhan. Karena begitu penting ketenangan hati dalam hidup maka pengkhotbah 4:6 mengatakan lebih baik harta sedikit disertai ketenangan hati. Begitu banyak orang yang mempunyai harta melimpah tetapi tidak merasa tenang, mereka bisa membeli rumah yang mewah tetapi tidak bisa membeli ketentraman hati.
Jadi yang menjadi pertanyaan "dimanakah ketenangan sejati itu?" Mazmur 62:2 mengatakan ketenangan sejati kita peroleh ketika berada didekat Allah dan Yesaya 32:17 menuliskan dimana ada kebenaran disitu ada ketentraman/ketenangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar